Sabtu, 28 Januari 2012

PENDERITA TIFUS ABDOMINALIS DENGAN TEKNIK PCR DI KABUPATEN TUBAN

Supiana Dian Nurtjahyani dan Retno Handajani
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/Prodi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, dan Fakultas Kedokteran dan Tropical Disease Center, UniversitasnAirlangga, Surabaya

Salmonella typhi sebagai penyebab kasus tifus abdominalis (demam tifoid) pada manusia dapat menyebabkan kematian lebih dari 600,000 pertahun. Demam tifoid merupakan penyakit yang tersebar luas dieluruh dunia terutama di daerah beriklim tropik dan sampai sekarang masih merupakan probleina kesehatan di seluruh dunia. Di KabupatenTuban untuk deteksi infeksi S. typhi hanya digunakan pemeriksaan konvensional yaitu pemeriksaan darah lengkap dan Widal.
Dalam penelitian ini akin dilakukan deteksi bakteri S. typhi pada penderita suspek tifus abdominalis di  Kabupaten Tuban dengan teknik Polyrnerase Chain Reaction (PCR).
Dari 30 sampel penderita suspek tifus abdominalis dalam penelitian ini, sebanyak 9 sampel (30%) memberikan basil Widal 0 positif dan 29 sampel (96,66%) memberikan hasil PCR positif. Jumlah sampel dengan basil PCR positif ini lebih banyak dari sampel dengan basil Widal positif.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknik PCR dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini adanya DNA S. typhi pada penderita tifus abdominalis. 
Kata Kunci: Deteksi, Salmonella typhi, teknik PCR, tifus abdominalis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar